Banyaknya ulama ulama islam yang tidak pandai masalah ghaib ataupun menelusuri waktu baik kedepan maupun kebelakang, membuat seringnya umat islam itu DITERTAWAKAN oleh pemeluk pemeluk agama lain, terutama menyangkut permasalahan ghaib. Kebodohan umat islam ini tentu tidak lepas dari tanggung jawab ulama ulama islam yang terlalu BODOH dan BESAR CAKAP (OMONG BESAR DOANG).
Karena rasa kasihan dan iba, maka kami membantu sedikit saja mengenai permasalahan ghaib yang menyangkut tulisan KAF – FA – RO, dimana menurut hadits terdapat pada kening atau jidad dajjal.
Dibawah ini kami kutip hadits dari muhamad mengenai tulisan kaf fa ro yang ada dikening dajjal :
“Dan di antara kedua matanya termaktub tulisan “kafir”.”
[Shahih Bukhari, Kitabul Fitan, Bab Dzikrid Dajjal 13: 91; Shahih Muslim, Kitabul Fitan wa Asyrothus Sa’ah, Bab sa’ah, bab Dzikrid Dajjal 18: 59]
“Kemudian beliau mengejanya Kaf-Fa-Ro yang dapat dibaca oleh setiap muslim.” [Shahih Muslim 18: 59]
“Dapat dibaca oleh setiap orang mukmin, BAIK IA TAHU TULIS BACA MAUPUN TIDAK.” [Shahih Muslim 18: 61]
Dan masih banyak lagi hadits hadits mengenai kaf fa ro yang terdapat pada kening dajjal.
Dan dari hadits hadits tersebut maka kesimpulan ulama islam yang membuat kita semua TERTAWA besar, karena menunjukkan klo ulama islam ternyata BODOH dan SEDIKIT SEKALI PENGETAHUANNYA TENTANG MASALH GHAIB!
Kesimpulan ulama islam menyatakan bahwa dikening dajjal itu, ada terdapat tulisan kafir seperti gambar dibawah ini :
Sehingga jika di letakkan pada kening manusia tentu menjadi seperti gambar dibawah ini :
Yah….begitulah ulama islam, makanya wajar umat islam itu banyak yang bodoh, apa lagi menyangkut dengan persoalan ghaib.
HASIL SEMEDI kami, aliran kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa, mengenai tulisan kaf fa ro yang dimaksudkan nabi umat islam yaitu muhamad, bukanlah tulisan kafir bahasa arab atau pun tulisan kaf fa ro bahasa arab yang dipisah pisah menjadi kaf, fa dst, melainkan tulisan kaf fa ro yang dimaksudkan muhamad adalah GAMBAR DARI SESUATU YANG ADA DI JIDAD / DAHI DAJJAL YANG BISA DITULIS DENGAN HURUF “KAF – FA – RO”.
Dibawah ini kami tunjukkan gambar apa yang dimaksudkan muhamad, sehingga anda bisa jelas dan mengerti maksud hadits diatas. Akan tampak gambar yang dimaksudkan muhamad yang terdapat dikening dajjal dengan tulisan kaf fa ro, dimana ORANG YANG TIDAK PANDAI BACA TULIS PUN AKAN TAHU KALAU TULISAN ITU ADALAH KAF FA RO.
Nah…dari gambar diatas maka, tulisan KAF FA RO yang dimaksudkan muhamad adalah membentuk GAMBAR KELAMIN LAKI LAKI.
Dan bukti bukti makhluk yang memiliki tanda kelamin laki laki dikeningnya ada banyak, seperti dewa siwa, baal, dzulqarnaen, dll.
Jadi jelas sekali perbedaan antara penafsiran para ulama dengan hasil semedi kami.
Dibawah ini contoh gambar makhluk yang memiliki kelamin laki laki yang ada dikeningnya :
Dewa siwa, dimana letak kelamin laki laki yang ada dikepalanya tidak tepat pada keningnya, melainkan ada pada ubun ubunnya dan ditutupi oleh rambutnya. Dia sudah kami kalahkan, dan tidak mengakui dirinya tuhan.
Dewa baal. Letak kelamin laki lakinya terletak pada ubun ubun kepalanya dan ditutupi dengan penutup kepala berupa mahkota / topi:
NAH KALO DIBAWAH INI BARU TEPAT PADA KENINGNYA, YAITU GAMBAR DZULKARNAEN (RADEN KARNA) KETIKA SEDANG MENIKMATI “SUATU PEMBAYARAN” SEBELUM DIA MEMBUAT DINDING YAJUJ DAN MAJUJ. Nah… pembayaran itulah jika didalam kisah wayang sebagai surganya semar. Dan kejadian ini terjadi SETELAH kisah mahabharata dan SEBELUM kisah nabi adam.
Nih gambarnya :
Dari gambar patung raden karna diatas (JUGA PATUNG SEMAR, GARENG/KARNA, PETRUK, BAGONG, dan ARJUNA) sebenarnya ilmu ghaib orang jawa memang sudah termasuk tinggi, dan dahulu memang orang jawa itu tahu ilmu sejati, dan juga tahu siapa tuhan yang palsu dan yang asli. TAPI KARENA KEBAIKAN KEBAIKAN TUHAN YANG PALSU, orang jawa lebih memilih bersikap BIASA BIASA SAJA, terhadap permasalahan ketuhanan. Bahkan raja mereka mengaku maharaja saja, bagi orang jawa tidak masalah. Padahal jelas sekali bahwa GELAR MAHA RAJA hanya bisa disandang oleh tuhan, TIDAK BOLEH MAKHLUK ITU BERGELAR SEPERTI ITU.
Bahkan, TOPI BLANGKON saja dimana ada tonjolan pada belakang topi, sengaja dirancang seperti itu, dibuat khusus untuk MENUTUPI KELAMIN LAKI LAKI YANG ADA DIKENING DAJJAL sehingga bisa menyembunyikan dajjal. Orang jawa dari dahulu tahu akan hal itu, dan mereka sudah mempersiapkannya, karena ORANG JAWA JAUH JAUH HARI JUGA TAHU KALAU DAJJAL KEDEPANNYA AKAN MUNCUL. Bentuk topi blangkon itu sendiri merupakan wujud penghormatan orang jawa terhadap dajjal dan juga agar orang orang tidak bisa menghabisi dajjal, karena dengan dajjal memakai topi blangkon maka akan menutupi kelamin laki laki yang ada dikeningnya. Jika dajjal memakai blangkon, maka kelamin laki lakinya akan dilipat kebelakang membentuk tonjolan pada blangkon. Terlepas apakah orang jawa meyakini ataupun tidak, mengenai dajjal benar benar tuhan atau tidak, maka YAH … BEGITULAH SIKAP ORANG JAWA. Sudah tahu makhluk yang gak menghargai tuhan pun, MASIH SAJA MEMBELA MEREKA, hanya karena kebaikan kebaikan yang sedikit, yang telah dilakukan tuhan tuhan palsu ini.
Akibat sikap orang jawa yang terus terusan menghargai tuhan tuhan yang palsu, pada akhirnya, kami TIMSUKSESTUHAN akan kesulitan “menghabisi dan menyelesaikan” permasalahan ketuhanan ini. Makanya ketika pulau jawa akan hancur dalam waktu dekat ini, dan sesuai dengan ramalan ramalan orang jawa, bahwa nanti akan ada makhluk sakti yang menolong orang jawa, maka kami bersyukur, dengan begitu orang jawa tidak menghalangi kami, dan tuhan tuhan yang palsu akan turun menolong orang orang jawa (sesuai dengan ramalan), DAN KAMI AKAN MUDAH MENGHABISI TUHAN TUHAN YANG PALSU TERSEBUT, TERMASUK ALLAH SWT, YESUS KRISTUS DLL.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar